ahistoris
ahistorical
Ringkasan Singkat
Ahistoris merujuk pada perspektif yang menekankan faktor penyebab saat ini dalam memahami perilaku, tanpa terlalu mempertimbangkan sejarah atau faktor masa lalu.
Kata sifat ahistoris digunakan untuk mendeskripsikan suatu sudut pandang atau teori yang melihat perilaku manusia dari segi faktor-faktor penyebab yang ada pada saat ini. Dalam psikologi, perspektif ini memberikan penekanan kuat pada dinamika "di sini dan saat ini". Kadang-kadang, perspektif ini menyiratkan bahwa penyebab historis mungkin sebenarnya terwakili dalam proses-proses saat ini, sehingga hanya elemen kontemporer itulah yang perlu dipelajari untuk menghasilkan perubahan atau pemahaman.
Secara lebih umum, istilah ini juga dapat merujuk pada sikap yang tidak mempedulikan atau tidak mempertimbangkan sejarah, faktor sejarah, atau perspektif historis dalam melakukan analisis. Sebagai contoh, seorang peneliti mungkin mengambil pendekatan ahistoris dalam eksperimen laboratorium untuk melihat respons langsung peserta terhadap stimulus tertentu tanpa mempertimbangkan latar belakang budaya atau sejarah pribadi peserta tersebut. Hal ini sering dikritik oleh para psikolog sosial atau budaya yang percaya bahwa sejarah sangat membentuk identitas dan perilaku manusia.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Lewin, K. (1935). A Dynamic Theory of Personality.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.